Review Buku 3726 Mdpl (Nurwina Sari)


 Di perjalanan yang panjang ini, jangan jadi milik siapapun dulu ya?

   Novel Romance ini cukup jadi hiburan sederhana bagi aku -yang lagi single era ini eaaa- untuk mengisi waktu luang, walaupun memang waktuku selalu luang wkwk. Aku berangkat membaca Novel ini karena waktu itu sedang dalam fase, yang aku sebut kurang beruntung kali yaaa dalam hal percintaan ahahaha, ahh sudahlah lupakan, disusul dengan fyp medsosku yang banyak memposting secercah kutipan-kutipan kalimat dari Novel ini, yaaa begitulah, medsos selalu tau algoritma yang sesuai dengan perasaan kita. Waktu itu kebetulan Novel ini baru beberpa bulan diterbitkan. Pada kondisi saat itu -waktu lagi galau-galaunya wkwk- hati seperti berkata “Opo aku moco buku iki yo, sopo ngerti Relate”, asal kalian tau aku lagi ketawa saat menulis ini. Kemudian baru terealisaskian untuk membeli dan membacanya di pertengahan akhir tahun ini, kupikir soal menunda-nunda membaca aku paling jago deh, semoga segera berhentilah kebiasaan buruk ini.

    Novel ini bagiku tak jauh berbeda sebagaimana novel romance pada umumnya, walau membicarakan soal cinta, sebenarnya tak sesederha itu. Berkisah tentang cinta seorang mahasiswa, Rangga Raja namanya, anak fakultas kehutanan di salah satu universitas di Malang yang sedang jatuh cinta pada juniornya, Andini Hangura, sejak empat tahun terakhir. Dalam novel ini, soal setia kupikir Rangga Raja juaranya, ia tak ingin buru-buru dalam menyampaikan cinta, bagi dia Selalu ada cinta untuk manusia, tenang saja, semua pasti akan punya bagiannya. Pada sisi lain Andini Hangura juga sedang mengalami fase gagal move on dengan sosok yang pernah bersamanya pada zaman sekolah menengah, dan Rangga tidak mengetahui semua itu. Menurutku pada bagian akhir atau ending dari novel ini kurang memuaskan, rasanya kek ada ending yang dipaksakan, aahh panjang kalau aku tuliskan disini ceritanya, kalian baca sendiri lah.

   Pada akhirnya setelah membaca novel ini, aku mencoba menuntut diri sendiri tentang apa yang kudapatkan dari apa yang sudah kubaca. Melalui novel ini aku tahu bahwa bagi beberapa orang melupakan masa lalu memang ga semudah itu, perlu waktu bukan orang baru eaaa. Novel ini juga mengajariku bahwa manusia pada akhirnya memang people come and go, manusia adalah tentang datang, becerita, lalu pergi. Dan ini yang paling menarik dari apa yang kudapat dari novel ini, pada apapun yang kita inginkan dan impikan, jangan pernah berhenti mengusahakan yaaaa.

Udah itu aja dulu yaaa wkwk, Sekian terima kasih.

See you......

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Buku Pendidikan Kaum Tertindas (Paulo Freire)

Review Buku Matinya Socrates (Plato)